[proyek menulis] The Millenium Parenthood – Day 02 : Sosialisasi – MANFAATNYA PADA ANAK

Ora na azu nwa” – It takes a village to raise a child (Nigerian proverb)

“Sosialisasi” adalah kata yang digunakan beberapa orang untuk memasukkan anak-anaknya di kelas kelompok bermain atau playgroup.  Terutama bagi keluarga muda yang baru memiliki seorang anak, kelompok bermain merupakan sebuah wadah yang memungkinkan anak untuk berinteraksi dengan anak-anak yang lain pada usia yang sama.  Mengapa bersosialisasi begitu penting untuk perkembangan anak?

Bersosialisasi meningkatkan perkembangan psikososial anak.  Dalam tahun awal tumbuh kembang anak sangat pesat pada perkembangan fisiknya sehingga cara bersosialisai anak ditunjukkan melalui tangisan, teriakan, pukulan atau menggigit. Peran orangtua adalah menunjukkan kepada anak perilaku yang tepat dan diperbolehkan.  Untuk memotivasi pengulangan perilaku yang baik, memberikan pujian merupakan cara yang ampuh.  Menginjak tahun kedua, anak telah dapat bermain dengan teman sebayanya walaupun pada usia ini anak masih terpusat pada dirinya sendiri.  Sehingga, hal ini seringkali menjadi masalah ketika bersosialisasi dengan temannya terutama dalam hal berbagi.  Saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mengajarkan anak konsep berbagi dan menghargai orang lain.  Orangtua menunjukkan bagaimana caranya menyatakan “terimakasih” ketika ia menerima sesuatu dari temannya atau mengucapkan “maaf” ketika ia melakukan kesalahan kepada temannya.  Menginjak tahun ketiga, anak telah dapat memilih teman sepermainannya. Fokus utama dalam bersosialisasi pada tahap ini adalah belajar berempati.  Ketika temannya jatuh, orangtua mengajarkan untuk mengatakan,”Dimana yang sakit?”.

Orangtua merupakan sosok yang sangat penting saat memperkenalkan konsep bersosialisasi pada anak sehingga anak banyak mengenal perilaku sosial yang sangat berguna untuk pertumbuhan dan masa depannya.

Bersosialisasi merupakan cara mengenalkan anak pada perilaku sosial seperti saling berbagi, berempati, menolong teman, memahami sesama teman dan menjadi pribadi mandiri. Setiap anak memiliki potensi dan kemampuan yang berbeda-beda dalam bersosialisasi.  Ada anak yang dengan mudah menjalin pertemanan dengan teman-teman bermainnya yang baru, ada anak yang memantau keadaan dulu baru bermain dan ada pula anak yang sama sekali tidak tertarik untuk bersosialisasi.  Di sini, peran orangtua dan guru sangat besar untuk memotivasi anak bersosialisasi karena bersosialisasi memerlukan skill-skill yang harus dipelajari berulang kali dan terus diasah.

Bagaimana mengajarkan bersosialisasi pada anak? Tentunya, anak memerlukan orangtua sebagai panutan atau sosok yang pandai bergaul dengan mencontohkan:

1. Kehangatan dengan penuh cinta
Cara anak berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya sangat bergantung dengan pola asuh orangtua dan hubungannya dengan orangtuanya.  Anak-anak yang dibesarkan dengan hubungan yang hangat seperti beraktivitas bersama termasuk bermain dengan orangtua yang responsif terhadap pada gagasan-gagasannya akan tumbuh menjadi anak yang terampil bersosialisai atau bergaul dengan teman-teman seusianya, mudah tertawa dan tersenyum.

2. Petunjuk praktis

Anak memerlukan arahan orangtua untuk memulai pertemanan dengan memberikan petunjuk praktis tentang cara menyapa orang atau cara berinteraksi dalam kegiatan bermain bersama.

3. Membiasakan bergaul

Orangtua perlu mendorong anak untuk bersosialisasi dengan teman-teman sebayanya dengan menjadwalkan kegiatan bersama. Berbagai pengalaman positif saat berinteraksi dengan anak-anak yang lain menjadi motivasi pada anak untuk lebih sering bersosialisasi.

4. Mengundang teman bermain.

Ini merupakan kesempatan anak untuk memaksimalkan kemampuannya bersosialisasi.  Orangtua dapat membantu anak untuk menyusun kegiatan yang akan dilakukan agar anak dapat berbagi pengalaman positif.  Minta anak untuk menuangkan gagasannya dalam kegiatan bersama teman bermainnya.

Presentasi untuk tulisan ini dapat diunduh di sini: http://goo.gl/dpbg5

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: